Catatan bias kognitif dan cara berpikir lebih jernih.
Bukan semua buku di sini aku setujui sepenuhnya. Tapi semua layak dipikirkan.
Catatan bias kognitif dan cara berpikir lebih jernih.
Catatan kritis tentang bagaimana agama lahir, berkuasa, dan berubah sepanjang sejarah.
Catatan tentang fiksi kolektif, jebakan kemajuan, dan batas biologis kebahagiaan manusia.
Catatan tentang dinamika kekuasaan, manipulasi, dan pragmatisme yang sering kita pura-pura tidak lihat.
Catatan soal entropi, bias kognitif, dan ironi kaum intelektual yang benci kemajuan.
Catatan tentang narasi, mitos, dan psikologi di balik 3.000 tahun perebutan Yerusalem.
Catatan tentang mengapa aturan main sebuah negara jauh lebih menentukan nasibnya ketimbang geografi, budaya, atau takdir.
Catatan tentang meme, parasit budaya, dan ilusi berpikir bebas.
Catatan pola sejarah yang terus berulang — dari perang, kekuasaan, hingga moralitas.
Catatan tentang sistem rapuh, risiko asimetris, dan seni tumbuh dari guncangan.
Catatan tentang realisme politik, sifat manusia, dan kenapa buku ini masih relevan 500 tahun kemudian.
Catatan tentang strategi, tipu daya, dan logika kekuasaan yang tak pernah usang.
Catatan tentang ketidakpastian ekstrem, ilusi prediksi, dan cara dunia benar-benar bergerak.
Catatan tentang sistem yang menggerakkan kita, stimuli yang direkayasa, dan ilusi pilihan sadar.
Catatan tentang perilaku, paradoks status, dan alasan kenapa waktu adalah bentuk kekayaan tertinggi.
Catatan tentang paradoks kecerdasan, seni membuang keyakinan lama, dan kenapa mendengarkan lebih keras dari berdebat.
Tentang babi, tabu, dan bagaimana manusia membungkus masalah ekologi dalam bahasa Tuhan.
Catatan tentang ilusi keahlian, paradoks kepercayaan diri, dan seni berpikir seperti rubah di dunia yang penuh landak.
Catatan tentang empat wajah negara, lorong sempit kebebasan, dan kelelahan sipil yang perlahan-lahan jadi bencana.
Tentang obsesi keteraturan, pengetahuan lokal yang diabaikan, dan ironi sistem yang kita bangun sendiri.
Catatan tentang lotre geografi, kuman yang lebih mematikan dari pedang, dan mengapa kita masih mengetik dengan keyboard yang dirancang untuk memperlambat kita.
Catatan tentang individualisme, klan yang hancur, dan ilmu pengetahuan yang ternyata hanya mempelajari orang-orang paling aneh di planet ini.
Catatan tentang ekonomi perhatian, ironi budaya kerja modern, dan apa yang sebenarnya terjadi di otakmu saat multitasking.
Catatan tentang paradoks keputusan, sistem yang tak kelihatan, dan kemewahan menjadi rasional tanpa harus berusaha.
Catatan tentang runtuhnya monopoli negara, stratifikasi baru era digital, dan pertanyaan yang tidak ada jawaban bersihnya.
Catatan tentang kekuatan komitmen, logika ancaman, dan mengapa stabilitas dunia bergantung pada kesediaan kita untuk tetap rentan.
Catatan tentang tebakan, kritik, dan alasan manusia bukan sekadar buih kimia di pojok alam semesta.
Catatan tentang alat berpikir yang kita punya, bias yang tidak bisa kita peluk, dan paradoks menjadi rasional di dunia yang tidak dirancang untuk itu.
Klik kartu buku untuk membuka halaman catatan dan takeaway pribadiku.